1. Antibeku dalam tubuh hewan
Hewan-hewan yang tinggal
di daerah beriklim dingin, seperti beruang kutub memanfaatkan prinsip
sifat koligatif larutan penurunan titik beku untuk bertahan hidup.
Darah ikan-ikan laut mengandung sejumlah garam dan zat-zat antibeku
lainnya yang mampu menurunkan titik beku air hingga 0,8 °C. Dengan
demikian ikan laut dapat bertahan di musim dingin yang suhunya mencapai
1,9°C karena zat antibeku yang dikandungnya dapat mencegah pembentukan
Kristal es dalamm jaringan dan selnya. Hewan-hewan lain yang tubuhnya
mengandung zat antibeku antara lain serangga dan neatoda. TUbuh serangga
mengandung gliserol dan dimetil sulfoksida, sedangkan nematode
mengandung gliserol dan trihalose.
2. Antibeku untuk mencairkan salju
Di daerah yang mempunyai
musim salju, setiap hujan salju terjadi jalanan dipenuhi es salju. Hal
ini tentu saja membuat kendaraan sulit untuk berjalan. Untuk
mengatasinya, jalanan bersalju tersebut ditaburi campuran garam NaCl
dan CaCl2. Penaburan garam tersebut berfungsi untuk mencairkan salju.
Semakin banyak garam yang ditaburkan, akan semakin banyak pula salju
yang mencair.
0 komentar:
Posting Komentar